PADANGPOS (Padang)
Pantai Air Manis dan Batu Malin
Kundang merupakan objek wisata di Desa Aie Mani, Kelurahan Aie Manih,
Kec. Padang Selatan, Kota Padang telah populer hingga kebelahan dunia.
Tidak jauh dari Batu Malin Kundang tersebut terdapat bebatuan besar adalah
kapal besar milik Malin Kundang yang berlabuh dan berubah menjadi batu.
Tapi kini, Malin Kundang
yang dikutuk menjadi batu itu, telah terbenam pula oleh pasir pantai.
Ombak yang tak henti-hentinya berdebur juga tak memperdulikannya. Kasihan
Malin Kundang telah nyaris terbenam, ucap Wakil Walikota Padang Ir. H. Emzalmi,
MM didampingi Kepala Dinas TRTB Afrizal , BR, Kadis Kebersihan dan Pertamanan H.
Afrizal Khaidir, Kadishubkominfo Rudy Rinaldy, Andre H. Algamar dari
Satpol PP, Kadis PU Musriwendi dan Kadis Kebudayaan, Pariwisata Dian
Fackri, Selasa (10/3)
Untuk itu Pemerintah Kota Padang
berencana membenahi dan menata kembali objek wisata Pantai Air Manis,
para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menghambat pemandangan ke lautan,
serta yang berada di kawasan Batu Malin Kundang segera dipindahkan
lokasinya ke pinggir bukit menghadap ke sungai dan laut.
Setelah itu, mengembalikan
kondisi Batu Malin Kundang seperti dulu lagi, kapal sedang bersandar di muara
sungai. Dan kembali menghidupkan aliran sungai yang sekarang
tertutup pasir, hingga batu Malin Kundang,. Menyediakan areal perparkiran
yang nyaman untuk kendaraan para pengunjung, sebut Emzalmi
Maka untuk itu diminta para PKL
untuk bersedia pindah agar tidak terganggu dengan pekerjaan yang segera
dilaksanakan. Dan sejalan dengan itu, pembenahan objek wisata pantai Air Manis
itu akan melibatkan beberapa kepala SKPD, diantaranya Dinas Perindag Tamben
terhadap pengelolaan dan penataan PKL, Dinas Kebersihan dan Pertamanan tentang
kebersihan lingkungan, Dishubkominfo tentang areal parkir dan jalan, Dinas PU
tentang pengerukkan kembali aliran sugai menuju batu Malin Kundang.dan
Pengelola Objek Wisata (BPOW) dari warga sekitarnya.
Mereka juga akan berfungsi
mengawasi pantai yang populer dengan batu Malin Kundang tersebut, serta
kepedulian dan rasa memiliki yang tinggi. Menciptakan kenyamanan, ketentraman,
kebersihan dan keindahan. Sehingga para pengunjung kembali ramai
lagi mengunjungi pantai Air Manis. Ini yang kita harapkan bersama, ujar
Emzalmi.
Dan kalau Pantai Air Manis
nyaman, tentram, bersih, indan dan mengasikkan ditambah pula keramah
tamahan BPOW, maka orang akan kembali berkunjung ke pantai kabanggaan, Air
Manis. Pantai Air Manis bila telah jadi tujuan masyarakat untuk menghabiskan
waktu untuk berlibur, ramai, maka otomatis warga disekitarnya akan mengalami
peningkatan pendapatannya. Mereka jadi sejahtera. Untuk itu, biasakanlah
menyapa dengan senyum dan melayani dengan menyenangkan. (tf/ir)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar